Saya pertama beli rumah di Duta Garden tahun 2013. Prosesnya berantakan — agent yang saya pakai jarang jujur soal kondisi cluster, harga listing ditarik tinggi tanpa transparansi, dan banyak detail kecil yang saya baru tahu setelah pindah.
Saya pikir, "kalau cuma ini standarnya, kayaknya saya bisa lebih baik." Tahun itu juga saya mulai bantu tetangga jual rumah, lalu tetangga mereka, dan begitu seterusnya. 13 tahun kemudian, saya masih di rumah yang sama — dan lebih dari 340+ klien sudah saya dampingi dari Duta Garden, Cikupa, Benda, sampai Batu Ceper.
Yang saya jaga: klien tahu kondisi sebenarnya rumah yang mereka incar, harga yang mereka bayar masuk akal, dan dokumen beres tanpa drama belakangan.